Selasa, 01 November 2016


MAKALAH
PENGARUH PROMOSI MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM
TERHADAP TINGKAT PENJUALAN




OLEH :
HAFIZ ILMI PERMANA
NIM : 14312608



PROGRAM STUDI AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA
2016/2017

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum wr. wb                    
Puji syukur penulis panjatkan atas kehadirat Allah SWT karena berkat Rahmat dan Karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini. Shalawat serta salam semoga senantiasa terlimpah kepada nabi kita Muhammad SAW, kepada keluarganya, para sahabatnya, hingga kepada umatnya hingga akhir zaman. Makalah ini telah penulis susun dengan maksimal dan tentunya dengan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Penulis juga berterimakasih kepada dosen pengampu mata kuliah Bahasa Indonesia yaitu Dr Ratnawati Yuni S yang telah membimbing untuk bisa membuat makalah ini dengan baik. Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ini menjadi lebih baik lagi. Semoga makalah ini bisa memberikan wawasan yang lebih luas dan bermanfaat untuk pembaca.


Yogyakarta,


penulis
    




DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR............................................................................................................. i
DAFTAR ISI........................................................................................................................... ii
ABSTRAK............................................................................................................................... iii
BAB I PENDAHULUAN
1.1  LATAR BELAKANG...................................................................................................... 1
1.2  RUMUSAN MASALAH.................................................................................................. 2
1.3  TUJUAN PENELITIAN................................................................................................... 2
1.4  MANFAAT PENELITIAN............................................................................................... 2
1.5  METODE PENELITIAN IKUT TIKA BUK................................................................... 3
BAB II PEMBAHASAN
2.1 KAJIAN TEORI................................................................................................................ 4
2.2 PEMBAHASAN............................................................................................................... 6
BAB III PENUTUP
3.1 KESIMPULAN................................................................................................................. 9
3.2 SARAN.............................................................................................................................. 9
DAFTAR PUSTAKA.............................................................................................................. 10




ABSTRAK

Makalah ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana caranya mempromosikan produk dengan menggunakan media sosial terutam instagram agar lebih efisien dan efektif. Di zaman yang modernisasi seperti sekarang ini, masyarakat menggunakan internet sebagai sarana untuk memudahkan pekerjaannya, salah satunya menggunakan media sosial. Media sosial itu sendiri adalah sebuah platform atau wadah dan teknologi yang memungkinkan dibuatnya konten interaktif, dan pertukaran informasi antara para penggunanya serta semua itu tentunya menggunakan internet. Instgram yang merupakan salah satu contoh fitur media sosial yang banyak digunakan terutama untuk bidang promosi di dunia viral. Dengan memiliki kelebihan seperti lebih dari 100.000.000 pengguna aktif instagram dan sekarang juga banyak bermunculan orang yang menggunakan intagram memiliki banyak peningkatan penjualan karena melakukan promosi melalui media sosial ini. Media sosial ini kini menjadi salah satu media promosi yang sangat efektif dan langsung ke sasaran. Melalui instagram dapat memberikan informasi seluas-luasnya akan produk yang akan di jual. Konsumen juga tidak terbatas dalam arti bisa dari dalam negri maupun luar negri. Apalagi berkat jaringan internet, kini siapa pun dapat berkomunikasi dengan lebih mudah kemana dan dimana saja
Kata kunci: Instagram, Media Sosial, Promosi










BAB I
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG
Dalam era globalisasi seperti sekarang ini teknologi dan informasi berperan sangat penting. Dengan menguasi teknologi dan informasi masa kini, memiliki modal yang cukup dalam persaingan global. Dari tahun ke tahun, teknologi yang ada di dunia ini terus mengalami perkembangan dalam berbagai bidang, salah satunya seperti mengikuti perkembangan internet seperti sosial media. Pada awalnya, dimana transaksi jual beli yang dilakukan secara langsung penjual dan pembeli bertemu langsung untuk negosiasi mengenai barang maupun jasa yang diperjual-belikan. Tetapi sekarang seiring perkembangan teknologi internet, transaksi jual beli bisa dilakukan tanpa harus tatap muka secara langsung. Mereka bisa dengan mudahnya membuka internet dan mengadakan promosi serta transaksi melalui media sosial seperti Facebook, Twitter, situs jual-beli online khususnya Instagram.
Instagram merupakan salah satu aplikasi media sosial yang menyediakan fitur-fitur yang memungkinkan pengguna mengambil foto, menerapkan filter digital, dan membagikannya ke berbagai jejaring sosial termasuk instagram itu sendiri. Manfaat instagram bagi promosi untuk meningkatkan penjualan seperti mempromosikan barang dagangan menggunakan barang dagangan menggunakan gambar yang bagus, jelas, serta menarik, dan tentunya memiliki nilai informasi mengenai barang yang akan di jual. Hingga saat ini instagram memiliki 100.000.000 lebih pengguna aktif setiap bulannya. Dengan banyaknya yang menggunakan instagram tentunya membuka peluang juga untuk menjual barang dagangannya melalui instagram. Adapun tujuan melakukan promosi menurut Tjiptono (2001 : 221) adalah menginformasikan (informing), mempengaruhi dan membujuk (persuading) serta mengingatkan (reminding) pelangggan tentang perusahaan dan bauran pemasarannya. Sistaningrum (2002 : 98) menjelaskan tujuan promosi adalah empat hal, yaitu memperkenalkan diri, membujuk, modifikasi dan membentuk tingkah laku serta mengingatkan kembali tentang produk dan perusahaan ataupun kelompok yang bersangkutan.

1.2 RUMUSAN MASALAH
1.      Apa saja dampak positif dan negatif menggunakan sosial media Instagram sebagai sarana peningkatan penjualan?

2.      Apa fungsi dan peran media sosial instagram bagi penjual untuk meningkatkan penjualan?

3.      Bagaimana cara merubah Followers (pengikut) di instagram menjadi konsumen?


1.3 TUJUAN PENELITIAN
Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka tujuan penelitian ini adalah untuk
1.      Untuk mengetahui pengaruh baik dan buruk sosial media terutama Instagram terhadap peningkatan penjualan
2.      Untuk mengetahui apa saja fungsi serta peran sosial media instagram sebagai wadah untuk meningkatkan penjualan
3.      Pengaruh Followers (pengikut) di Instagram terhadap peningkatan penjualan

1.4 MANFAAT PENELITIAN
Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi:
1.      Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan masukan bagi enterpreneur-enterpreneur untuk mengetahui efektivitas promosi memlalui sosial media terutama Instagram terhadap peningkatan penjualan produk karena fitur-fiturnya yang memang sangat menarik sehingga diminati oleh banyak orang.
2.      Bagi akademik dapat menjadi referensi untuk memberikan konstribusi pada studi pemasaran yang nantinya dapat digunakan sebagai patokan dalam penelitian selanjutnya dengan tema yang sama.


1.5 METODE PENELITIAN
Ketika makalah ini dibuat oleh penulis, penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang menghasilkan data deskriptif yang berupa kata-kata tertulis dari orang atau perilaku yang diamati. Metode ini dipilih penulis karna untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan instagram sebagai media promosi untuk peningkatan penjualan produk.


















BAB II
PEMBAHASAN

2.1 KAJIAN TEORI
1.      Pengertian Promosi
Banyak orang menganggap bahwa promosi dan pemasaran mempunyai pengertian yang sama padahal sebenarnya promosi merupakan salah satu bagian dari kegiatan prasarana. Walaupun promosi sering dihubungkan dengan penjualan tapi kenyataannya promosi mempunyai arti yang lebih luas dari penjualan itu sendiri karena penjualan hanya berhubungan dengan pertukaran hak milik yang dilakukan oleh penjual, sedangkan promosi sendiri berarti suatu upaya atau kegiatan perusahaan dalam mempengaruhi ”konsumen aktual” maupun ”konsumen potensial” agar mereka mau melakukan pembelian terhadap produk yang ditawarkan, saat ini atau dimasa yang akan datang. Konsumen aktual adalah konsumen yang langsung membeli produk yang ditawarkan pada saat atau sesaat setelah promosi produk tersebut dilancarkan perusahaan. (Sistaningrum, 2002 : 98). Promosi sendiri juga dapat diartikan usaha dari pemasar dalam menginformasikan dan mempengaruhi orang atau pihak lain sehingga tertarik untuk melakukan transaksi atau pertukaran produk barang atau jasa yang dipasarkannya. Pada prateknya walaupun pelaksanaan promosi ini biasanya dilakukan oleh para penjual ataupun produsen, pihak pembeli atau calon pembeli kadang-kadang secara sadar atau tidak sadar juga telah melakukan promosi, misalnya seperti ketika mereka menginginkan suatu informasi mengenai harga, kualitas dan sebagainya dari pihak penjualan. Contohnya dalam keadaan kehidupan sehari-hari ketika pada saat berbincang-bincang orang menyinggung produk, umumnya mengatakan keinginannya membeli rumah atau mengatakan bahwa besok malam film di bioskop sangat bagus, maka dalam hal ini orang tersebut telah melaksanakan kegiatan promosi. Tujuan dasar dilaksanakannya promosi adalah untuk mempengaruhi konsumen supaya membeli produk yang dihasilkan penjual. Suatu promosi yang dilaksanakan tanpa mempunyai tujuan sama saja dengan melaksanakan pekerjaan yang sia- sia. Tujuan promosi merupakan dasar dalam membuat keseluruhan program promosi yang akan dijalankan oleh perusahaan ataupun kelompok dalam rangka mencapai apa yang diinginkannya, kemudian akan menyusul langkah-langkah selanjutnya. Sebenarnya setiap perusahaan yang memiliki program promosi bila dilihat secara nyata bahwa tujuan daripada promosi masing-masing sering tidak sama rata dengan yang lainnya.

2.      Pengertian Penjualan
Penjualan adalah suatu usaha yang terpadu untuk mengembangkan
rencana-rencana strategis yang diarahkan pada usaha pemuasan kebutuhan
dan keinginan pemebeli, guna mendapatkan penjualan yang menghasilkan
laba (Marwan, 1991). Melakukan penjualan adalah suatu kegiatan yang ditujukan untuk mencari pembeli, mempengaruhi dan memberikan petunjuk agar pembeli dapat menyesuaikan kebutuhannya dengan produk yang ditawarkan serta mengadakan perjanjian mengenai harga yang menguntungkan bagi kedua belah pihak (Moekijat, 2000;488). Penjualan ada 2 (dua) yaitu penjualan secara tunai dan secara kredit. Penjualan tunai adalah penjualan yang bersifat langsung dimana penjual setelah terdapat kesepakatan harga antara penjual dengan pembeli, maka pembeli menyerahkan pembayaran secara kontan dan biasanya langsung dimiliki oleh pembeli.

3.      Pengertian Sosial Media
Seiring perkembangan zaman yang sekarang bisa disebut sebagai zaman sosial  media.  seiring dengan terus berkembangnya media sosial tersebut, walaupun tentu saja masih dalam benang merah yang sama. Media sosial adalah alat, jasa, dan komunikasi yang memfasilitasi hubungan antara orang satu dengan yang lain serta memiliki kepentingan atau ketertarikan yang sama (Chris Garrett ; ChrisG.com). Secara garis besar, media sosial atau jejaring sosial adalah sebuah platform atau wadah dan teknologi yang memungkinkan dibuatnya konten interaktif, dan pertukaran informasi antara para penggunanya serta semua itu tentunya menggunakan internet. Jejaring sosial atau bisa disebut media sosial merupakan situs dimana setiap orang bisa membuat sebuah web page pribadi, kemudian terhubung dengan teman-teman untuk berbagi informasi dan berkomunikasi. Jejaring sosial terbesar antara lain Facebook, Instagram, Twitter, dan lain-lain. Tetapi menurut penulis media sosial yang sering dipergunakan untuk promosi dan memiliki kepercayaan konsumen tinggi adalah Instagram. Jika media tradisional menggunakan media cetak dan media broadcast, maka media sosial menggunakan internet. Media sosial mengajak siapa saja yang tertarik untuk berpertisipasi dengan memberi kontribusi dan feedback secara terbuka, memberi komentar, serta membagi informasi dalam waktu yang cepat dan tak terbatas.
              Saat teknologi internet dan mobile phone makin maju maka media sosial pun ikut tumbuh dengan pesat. Kini untuk mengakses Instagram misalnya, bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja hanya dengan menggunakan sebuah mobile phone. Demikian cepatnya orang bisa mengakses media sosial mengakibatkan terjadinya fenomena besar terhadap arus informasi tidak hanya di negara-negara maju, tetapi juga di Indonesia. Karena kecepatannya media sosial juga mulai tampak menggantikan peranan media massa konvensional dalam menyebarkan berita-berita. Biasanya seseorang lebih memilih media yang praktis dan gampang di akses.

2.2 PEMBAHASAN
Sebagai konsumen kita semua adalah sasaran iklan, yang mengisi hampir setiap waktu dari kehidupan kita. Iklan-iklan itu menawarkan tur keliling dunia, kredit mobil, pompa air elektrik, real-estate, komputer, hingga mobil dan motor-motor baru maupun bekas, dan lain-lain. Umumnya iklan-iklan yang dipasang pada arus berangkat dari pemukiman hingga tempat kerja begitu juga sebaliknya pada arus pulang namun sekarang karena sudah sebagian besar orang memiliki internet sehingga banyak iklan-iklan yang di selipkan pada sosial media manapun yang sering di buka seperti Instagram. Iklan memang telah merasuki seluruh bagian hidup kita termasuk pada saat kita membuka internet. Meski tertinggal oleh negara-negara di kawasan ASEAN, pesatnya petumbuhan dalam bidang periklanan sudah mulai terasakan juga di Indonesia. Rendahnya belanja iklan per kapita di Indonesia ini mungkin disebabkan oleh “rem” yang dipasang pemerintah dengan menutup sama sekali acara siaran niaga di televisi pada tanggal 1 April 1981. Mungkin ini yang menyebabkan masyarakat indonesia lebih memilih memproosikan produknya untuk peningkatan penjualan melalui media-media sosial yang mudah di akses dan murah tentunya terutama Instagram. Iklan adalah bauran dari promosi (promotion mix) dan bauran promosi adalah bagian dari bauran pemasaran (marketing mix). Secara sederhana iklan didefinisikan sebagai pesan yang menawarkan suatu produk yang ditujukan kepada masyarakat lewat suatu media. Namun di sini kita akan lebih membahas tentang promosi. Promosi yang kita bahas adalah promosi melalui media sosial Instagram  yang lagi “booming” karena fitur-fiturnya yang tidak kalah dengan yang lain. Instagram saat ini memiliki lebih dari 100.000.000 pengguna aktif dan sekarang juga banyak bermunculan orang yang mendapatkan banyak peningkatan penjualan karena melakukan promosi melalui media sosial ini. Ada beberapa manfaat media sosial Instagram bagi pembangunan masyarakat dan ekonomi tentunya. Manfaat itu antara lain:
1.      Media sosial Instagram memperluas alternatif bagi konsumen. Dengan adanya instagram ini, pengguna instagram dapat mengetahui adanya berbagai produk, yang pada gilirannya menimbulkan adanya pilihan.
2.      Promosi melalui Instagram ini menimbulkan kepercayaan bagi konsumennya karena banyak testimoni maupun komentar-komentar yang bermanfaat bagi pengguna untuk mengetahui informasi lebih. Gambar-gambar dengan fitur HD tampil secara gagah dan cantik di timeline sehingga menimbulkan kepercayaan dan minat yang tinggi bahwa perusahaan atau pemilik akun tersebut yang membuatnya bonafid dan produknya bermutu.
3.      Berkat selain fitur gambar berkualitas HD Instagram juga memiliki fitur video snapgram dan audio yang berkualitas sehingga membuat orang kenal, ingat, dan percaya.
Adapun juga kekurangan dara media sosial ini untuk promosi peningkatan penjualan, antara lain yaitu:
1.      Saat ini di instagram sudah banyak sekali produk-produk yang dijual sehingga semakin ketat juga persaingannya karena konsumen dapat dengan mudah menemukan barang yang sejenis. Oleh karena itu, pelayanan yang ramah serta harga dan kualias dan yang baik adalah kuncinya.
2.      Kita harus ter cap di kalangan pengguna instagram sebagai akun yang trusted (dapat di percaya) untuk mendapatkan kepercayaan dari pengguna juga.
Fungsi dan peran media sosial instagram ini mengubah cara seseorang berkomunikasi yang semula satu dan dua arah, kini menjadi segala arah. Ini juga dapat menjadi saluran penting retailer untuk berhubungan dengan opini konsumen dan bagaimana cara mengajak khalayak umum untuk memecahkan masalah mengenai produk baru dan layanan (Panji, 2014). Media sosial ini kini menjadi salah satu media promosi yang sangat efektif dan langsung ke sasaran. Melalui instagram dapat memberikan informasi seluas-luasnya akan produk yang akan di jual. Konsumen juga tidak terbatas dalam arti bisa dari dalam negri maupun luar negri. Apalagi berkat jaringan internet, kini siapa pun dapat berkomunikasi dengan lebih mudah kemana dan dimana saja. Menggali informasi para konsumen dan calon konsumen bisa dilakukan melalui survey tentang seberapa sadar konsumen akan produk yang anda miliki, seberapa minat pasar dan yang paling utama siapa-siapa saja yang menjadi kompetitor utama bagi bisnis. Informasi konsumen biasanya seputar siapa saja konsumennya, bahasa yang mereka gunakan, rentang usia, bahkan jenis kelamin akan dapat diketahui. Informasi ini juga dapat membantu proses branding dan promosi kepada target konsumen yang tepat. Sosial media seperti Instagram membantu bisnis kecil untuk menemukan konsumen dan mencari konsumen yang potensial. Jika ingin mencari konsumen yang lokasinya berdekatan agar tidak memerlukan ongkos pada pengiriman, pencarian lokasi terdekat bisa dilakukan di instagram. Dengan menggunakan fitur location agar mudah ditemukan calon konsumen yang dekat dengan lokasi bisnis. Menggunakan #hasthags yang terkait barang yang akan di promosikan untuk menemukan konsumen yang mungkin tertarik pada produk-produk tersebut.
Yang tidak kalah penting juga adalah merubah followers di instagram menjadi konsumen. Jika followers kita banyak sangat bagus dijadikan sebagai sarana promosi dan membuat mereka menjadi konsumen kita seperti:
1.      Memposting hal-hal maupun informasi yang relevan dengan target konsumen. Strategi memberi produk kita secara cuma-cuma kepada followers biasanya efektif untuk mendokrak penjualan karena membuat konsumen tahu betul produk kita sehingga memberikan feedback.
2.      Buatlah media sosial ini sebagai repesentasi merek dan bisnis. Untuk mendapatkan itu, tetapi harus memastikan semua pengikut merasa suaranya didengarkan dan dihormati. Terimalah semua umpan balik dengan serius, personal, dan menghormati.
3.      Manfaatkan fitur yang dapat memposting foto dan video secara High Defitnition (HD) kepada konsumen. Buat foto semenarik dan sebagus mungkin agar konsumen merasa tertarik untuk melihat serta mencari informasi tentang produk tersebut.
Pada masyarakat umumnya sosial media sudah bukan hal yang luar biasa lagi, itu sudah menjadi makanan sehari-hari bagi masyarakat. Alangkah baiknya kita memanfaatkan kelebihan-kelebihan yang kita punya sebaik mungkin.


BAB III
PENUTUP
A.   KESIMPULAN
Instagram adalah sebuah aplikasi untuk berbagi foto yang dapat dilihat oleh Followers dari pengunggah foto tersebut dan dapat saling memberikan komentar antara sesamanya. Promosi melalui Instagram ini menimbulkan kepercayaan bagi konsumennya karena banyak testimoni maupun komentar-komentar yang bermanfaat bagi pengguna untuk mengetahui informasi lebih. Gambar-gambar dengan fitur HD tampil secara gagah dan cantk di timeline sehingga menimbulkan kepercayaan dan minat yang tinggi bahwa perusahaan atau pemilik akun tersebut yang membuatnya bonafid dan produknya bermutu. Fungsi dan peran media sosial instagram ini mengubah cara seseorang berkomunikasi yang semula satu dan dua arah, kini menjadi segala arah. Ini juga dapat menjadi saluran penting retailer untuk berhubungan dengan opini konsumen dan bagaimana cara mengajak khalayak umum untuk memecahkan masalah mengenai produk baru dan layanan. Namun saat ini di instagram sudah banyak sekali produk-produk yang dijual sehingga semakin ketat juga persaingannya karena konsumen dapat dengan mudah menemukan barang yang sejenis. Oleh karena itu, pelayanan yang ramah serta harga dan kualias dan yang baik adalah kuncinya.
B.   SARAN
Berdasarkan pembahasan di atas, maka saran yang dapat diberikan adalah:
1.      Bagi Online Shop
Buatlah di media sosial Instagram ini sebagai representasi merek dan bisnis. Untuk mendapatkan itu, tetapi harus memastikan semua followers kita merasa suaranya didengarkan dan dihormati. Terimalah semua masukan dari pendapat orang dengan serius, personal, dan tentunya menghormati pendapat tersebut.
2.      Bagi Peneliti Selanjutnya
Untuk peneliti selanjutnya yang ingin meneliti atau melanjutkan hasil makalah ini, sebaiknya dapat mengembangkan makalah ini dengan mencari fungsi dan kegunaan media sosial intagram dari sumber lain.



DAFTAR PUSTAKA

Lovelock, Christoper., dan Jochen Wirtz, 2015, Services Marketing, Uk:Pearson International edition.
Cooper, Donald R., dan Pamela S. Schindler, 2007, Metode Riset Bisnis Volume 1, Salemba empat.
Ribhan. 2006. Jurnal Bisnis & Manajemen: Faktor-faktor yang Mempengaruhi Brand Switching pada PenggunaSIM Card di Fakultas Ekonomi Univesitas Lampung. Bandar Lampung: UNILA.

Taman dewi (2016)  http://tips-cara.info/16-strategi-meningkatkan-penjualan-produk-barang-2/ di akses pada tanggal 27 oktober 2016

di akses pada tanggal 28 oktober 2016